Layanan 110 Jadi Jembatan Harapan, Kisah Haru Keluarga Terpisah Jarak dari Flores ke Ambalau Sintang

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

 

SINTANG,Kalbar.siberinews.com

Di tengah keterbatasan jarak dan komunikasi, layanan darurat 110 kembali membuktikan perannya bukan sekadar pusat pengaduan, melainkan jembatan harapan bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Peristiwa haru ini bermula ketika petugas piket layanan 110 Polres Sintang menerima sambungan dari Polres Badung, Polda Bali. Informasi yang disampaikan sederhana, namun sarat kepedihan: seorang warga dari wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur, tengah mencari kabar keluarganya di Kecamatan Ambalau, Kabupaten Sintang.

 

Panggilan itu kemudian diteruskan. Di ujung sambungan, terdengar suara seorang ibu dengan nada cemas bercampur duka. Ia menanyakan kondisi anggota keluarganya yang diketahui telah meniggal di Ambalau, Ibu ini mengaku bahwa mereka tidak tahu harus menghubungi siapa untuk membantu pengurusan jasad keluarga nya.

 

Petugas dengan sigap mencoba menelusuri informasi tersebut. Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa benar keluarga nya telah meninggal dunia akibat sakit di Puskesmas Kemangai, Kecamatan Ambalau. Kabar itu pun menjadi titik berat yang harus disampaikan dengan penuh empati.

 

Tak berhenti pada penyampaian informasi, petugas layanan 110 Polres Sintang langsung mengambil langkah cepat. Mereka berkoordinasi dengan Kapolsek Ambalau untuk membantu proses penanganan jenazah hingga pengurusan lebih lanjut.

 

Di tengah keterbatasan akses komunikasi di wilayah Ambalau, peran kepolisian menjadi sangat vital. Layanan 110 yang terhubung lintas daerah, mulai dari Polda Bali hingga Mabes Polri, akhirnya mampu menjawab kegelisahan keluarga yang terpisah jarak ratusan kilometer.

Baca Juga:  Ancam Warga Dengan Senjata Api Rakitan, Pria Di Kecamatan Manis Mata Di Ringkus Polisi

 

Kapolres Sintang, Sanny Handityo, menyampaikan bahwa layanan 110 hadir tidak hanya untuk penanganan gangguan kamtibmas, tetapi juga untuk membantu masyarakat dalam situasi darurat kemanusiaan.

 

“Ini adalah bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ketika ada warga yang mengalami kesulitan, apalagi dalam situasi duka seperti ini, sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir dan membantu mencarikan solusi,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antar satuan, mulai dari tingkat Mabes Polri, Polda hingga Polres dan Polsek, menjadi kunci dalam memberikan pelayanan cepat dan tepat kepada masyarakat, tanpa terhalang jarak dan keterbatasan komunikasi.

 

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak merasa sendiri. Melalui layanan 110, kami siap menjadi penghubung dan penolong, kapan pun dibutuhkan,” tegasnya.

 

Kisah ini menjadi bukti bahwa di balik layanan darurat, ada sentuhan kemanusiaan yang nyata. Kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga menjadi penolong di saat masyarakat menghadapi situasi sulit, bahkan dalam momen duka sekalipun.

 

Layanan 110 pun kembali menegaskan komitmennya: selalu hadir, kapan pun dan di mana pun, untuk masyarakat.

Sopian koto

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel siberinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Sekadau Apresiasi Personel Berprestasi, Ingatkan Disiplin Jelang Hari Bhayangkara ke-80
Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Polres Ketapang Gelar Lomba Menembak Bersama Anggota
Respon Keluhan Warga, Pamapta Polres Sekadau Selesaikan Gangguan Knalpot Brong Secara Persuasif
Polres Ketapang Raih Empat Penghargaan di Bidang Ketahanan Pangan dan SPPG Polri Tingkat Polda Kalbar dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Polres Sekadau Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 dengan Senam Bersama dan Bazar UMKM
Polsek Ella Hilir bersama Masyarakat Gelar Zikir dan Doa Bersama
Respon Cepat Layanan 110, Pamapta Polres Sekadau Evakuasi Pasutri Sakit ke RSUD
POPDA Kalbar 2026,Melawi Berhasil Raih Juara Umum 1 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 10:39 WIB

Polres Sekadau Apresiasi Personel Berprestasi, Ingatkan Disiplin Jelang Hari Bhayangkara ke-80

Senin, 29 Juni 2026 - 10:35 WIB

Semarakkan Hari Bhayangkara ke-80 Polres Ketapang Gelar Lomba Menembak Bersama Anggota

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:45 WIB

Respon Keluhan Warga, Pamapta Polres Sekadau Selesaikan Gangguan Knalpot Brong Secara Persuasif

Minggu, 28 Juni 2026 - 08:34 WIB

Polres Ketapang Raih Empat Penghargaan di Bidang Ketahanan Pangan dan SPPG Polri Tingkat Polda Kalbar dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 28 Juni 2026 - 04:49 WIB

Polres Sekadau Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80 dengan Senam Bersama dan Bazar UMKM

Berita Terbaru